5 Macam Penyakit Hati Yang Dilarang Oleh Agama Islam

Yang namanya penyakit pastinya kita akan berpikir dengan rasa sakit yang secara otomatis kita berharap untuk disembuhkan agar sakit itu tidak kambuh lagi. Tetapi yang akan kita bahas di dalam artikel saat ini adalah penyakit yang dimana orang tersebut tidak merasakan sakit  secara fisik tetapi sakitnya itu membuat dirinya murka . dan  terkadang orang tersebut tidak merasakan kalau dirinya sedang dalam kondisi sakit. Penyakit ini adalah penyakit hati .

 Kita ketahui kalau hati merupakan tempat awal lahirnya perasaan manusia ,  dan hati yang paling menentukan sifat kita ini baik atau buruk. Kebersihan hati dan kesucian nya sangatlah penting. Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam Bersabda:

“Ingatlah bahwa di dalam jasad itu ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh jasad. Jika ia rusak, maka rusak pula seluruh jasad. Ketahuilah bahwa ia adalah hati,” (HR. Bukhari).

Menyucikan hati kita sangatlah penting seperti halnya Rasulullah yang hatinya telah disucikan oleh malaikat Jibril  di waktu ia masih kecil . oleh karena itu pentingnya untuk menyucikan hati agar memperoleh budi pekerti yang mulia. Berikut ini kita akan menjelaskan 5 macam penyakit hati yang dilarang oleh agama islam:

  1.   Riya’

Penyakit hati yang pertama adalah Riya’. Riya bisa menghilangkan rasa ikhlas dan tulus dalam menjalankan ibadah dan juga amal yang baik hanya untuk allah di dalam hatinya. Riya juga bisa menghilangkan amal shaleh dan juga menggugurkan pahala. Orang yang memiliki sifat  riya akan melakukan ibadah atau beramal jika ada seseorang yang melihatnya, dengan tujuan agar kita mendapatkan pujian dari orang yang melihatnya . Allah ta’ala berfirman:

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian. Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang di atasnya ada tanah, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu menjadilah dia bersih (tidak bertanah). Mereka tidak menguasai sesuatu pun dari apa yang mereka usahakan, dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir.”  (QS.Al-Baqarah :  256)

  1.   Kikir ( Bakhil)

Penyakit hati yang kedua adalah sifat bakhil atau kikir. Penyakit hati yang satu ini adalah orang yang selalu  memiliki rasa kurang dan  takut  harta yang dimilikinya habis. Oleh karena tersebut orang yang bakhil tidak mau untuk memberikan sedikit hartanya kepada orang yang membutuhkan:

Allah Berfirman

Artinya : “Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka, bahwa kebatilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. ( Al ’Imran : 180 )

  1.   Hasad

Penyakit hati yang ketiga adalah hasad atau sama dengan iri dan dengki merupakan suatu perasaan tidak suka yang muncul di hati seseorang jika melihat atau mendengar orang lagi bahagia yang dirasakan orang lain. Penyakit hati  ini harus cepat dihilangkan  karena jika masih tetap ada pada diri orang tersebut bisa mengikis pahala amal saleh ,  hadist nabi Shallallahu alaihi wasallam .

Artinya : “Waspadalah terhadap hasud (iri dan dengki), sesungguhnya hasud mengikis pahala-pahala sebagaimana api memakan kayu”. (HR. Abu Dawud)

  1.   Ujub

Penyakit hati yang keempat adalah ujub , penyakit hati ini bisa membuat orang kepada kesombongan. Ujub memiliki arti takjub kepada diri sendiri dan terlalu membanggakan sesuatu yang ia miliki.

Rasulullah bersabda, “Tiga hal yang membawa pada jurang kebinasaan: (1) tamak lagi kikir, (2) mengikuti hawa nafsu (yang selalu mengajak kepada kejelekan), dan ujub (takjub pada diri sendiri).” (HR. Abdur Razaq)

  1.   Sombong

Penyakit hati yang terakhir ini adalah Sombong. Adalah penyakit yang paling Allah subhanahu wata’ala  benci . sombong dan membesarkan diri (takabur ) yang membuat iblis menjadi kafir kepada allah . sebab iblis memiliki sifat sombong  yang dimana iblis menolak untuk sujud kepada Adam alaihi salam. Iblis merasa dirinya lebih baik karena diciptakan dari api , sedangkan adam diciptakan dari tanah.

Kita  sebagai manusia tidak mempunyai hak untuk sombong  karena kita memiliki banyak keterbatasan, apapun kelebihan yang kita miliki semua nya berasal dari Allah subhanahu wata’ala. Allah Berfirman :

Artinya : “Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung.”  (QS Al-isra :37)

Itulah penyakit yang harus dihilangkan dari hati setiap muslim. Semoga kita selalu diberi ilham dan ditunjukkan jalan yang lurus oleh Allah, sehingga terhindar dari penyakit hati dan akhlak tercela.

Leave a Comment