5 Syarat Menjadi Shohibul Qurban Dan Manfaat Yang Diperoleh

5 Syarat menjadi shohibul qurban dan manfaat yang diperoleh, Hari raya idul adha juga dikenal sebagai hari raya Qurban. Seperti yang dikethaui bahwa setiap kali merayakan ideul adha, umat muslim juga akan merayakan perayaan hari Qurban yang dimana sejumlah hewan ternak akan di Qurbankan selepas shalat idul adha.

Perintah untuk melakukan ibadah Qurban juga sudah disampaikan melalui surat Al Hajj ayat 34, Allah berfirman:

“Wa likulli ummatin ja’alnaa mansakal liyazkurusmallaahi ‘alaa maa razaqahum mim bahiimatil-an’aam, fa ilaahukum ilaahuw waahidun fa lahuu aslimu, wa basysyiril-mukhbitiin”

Artinya:

“Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah).”

Sebelum anda menjadi seorang shohibul qurban ada baiknya jika diketahui terlebih dahulu apa saja syarat menjadi seorang shohibul qurban. Untuk syaratnya sebagai berikut.

  1. Muslim.

Syarat yang pertama yang harus dipenuhi untuk menjadi seorang shohibul qurban adalah beragama muslim. Seseorang yang memiliki niat untuk berqurban adalah seseorang yang beragama Islam. Hal ini menjadi syarat pertama yang harus dipahami seorang shohibul qurban dalam melaksanakan ibadah ini.

  1. Berakal sehat.

Syarat selanjutnya yang harus dipenuhi adalah berakal sehat. Bagi seorang shohibul qurban diwajibkan untuk qurban tidak dalam keadaan yang gila, mabuk dan lain sebagainya. Namun terdapat hukum sunnah bagi wali untuk berqurban atas nama orang tersebut.

  1. Sudah aqil baligh.

Syarat ketiga yang harus dipenuhi adalah sudah memasuki usia aqil baligh atau juga yang biasa disebut dengan usia dewasa. Orang orang yang telah memasuki usia aqil baligh dapat dilihat dari ciri cirinya yaitu bagi seorang perempuan akan mengalami menstruasi, sementara untuk seseorang laki laki ditandai dengan mengalami mimpi basah. Namun sebagai orang tua, tidak ada salahnya untuk menanamkan pemahaman tentang ibadah qurban sejak dini agar nantinya ketika mereka dewasa sudah paham dengan apa itu hari raya Qurban sehingga mereka dapat berniat untuk melakukannya dikala mereka telah mampu nanti.

  1. Dalam kondisi mampu.

Ibadah qurban adalah ibadah yang ditujukan kepada umat muslim yang sudah mampu secara finansial. Namun bagi yang belum mampu boleh melalkukannya dikala mereka mampu nanti. Sebagai seorang shohibul qurban juga tidak sedang berada dalam kondisi yang terlilit oleh hutang, sehingga ibadah qurban dapat dilakukan dnegan tenang dan tanpa adanya paksaan.

Leave a Comment