Keutamaan Bulan Muharram Dalam Agama Islam

Keutamaan Bulan Muharram Dalam Agama Islam.  Bulan muharram merupakan  bulan yang istimewa  banyak dalil yang mengatakan kalau allah dan rasulnya memuliakan  Bulan Muharram  antara lain adalah:

  1.   Termasuk Bulan Haram (Suci)

Allah Berfirman ,

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus..” (QS. At-Taubah: 36)

  1.   Dari Abu Bakrah radhiallahu anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Sesungguhnya zaman berputar sebagaimana ketika Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun ada dua belas bulan. Diantaranya ada empat bulan haram (suci), tiga bulan berurutan: Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Muharram, kemudian bulan Rajab suku Mudhar, antara Jumadi Tsani dan Sya’ban.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)

  1.   Dinamakan Syahrullah (Bulan Allah)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Sebaik-baik puasa setelah Ramadhan adalah puasa di bulan Allah, bulan Muharram.” (HR. Muslim)

  1.   Ada satu hari yang sangat dimuliakan oleh para umat beragama.

Hari itu adalah hari Asyura’. Orang Yahudi memuliakan hari ini, karena hari Asyura’ adalah hari kemenangan Musa bersama Bani Israil dari penjajahan Fir’aun dan bala tentaranya. Dari Ibnu Abbas radhiyallahu anhuma, beliau menceritakan,

Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tiba di Madinah, beliau melihat orang-orang Yahudi berpuasa di hari Asyura’. Beliau bertanya, “Hari apa ini?” Mereka menjawab, “Hari yang baik, hari di mana Allah menyelamatkan Bani Israil dari musuhnya, sehingga Musa-pun berpuasa pada hari ini sebagai bentuk syukur kepada Allah. Akhirnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kami (kaum muslimin) lebih layak menghormati Musa dari pada kalian.” kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa dan memerintahkan para sahabat untuk puasa. (HR. Al Bukhari)

  1.   Para ulama menyatakan bahwa bulan Muharram adalah adalah bulan yang paling mulia setelah Ramadhan

Hasan Al-Bashri mengatakan,

Allah membuka awal tahun dengan bulan haram (Muharram) dan menjadikan akhir tahun dengan bulan haram (Dzulhijjah). Tidak ada bulan dalam setahun, setelah bulan Ramadhan, yang lebih mulia di sisi Allah dari pada bulan Muharram. Dulu bulan ini dinamakan Syahrullah Al-Asham (bulan Allah yang sunyi), karena sangat mulianya bulan ini. (Lathaiful Ma’arif, Hal. 34)

PERISTIWA BERSEJARAH DI BULAN MUHARRAM

  •         Pada hari Asyura Allah Ta’ala telah menerima taubat Nabi Adam dan dosa Nabi Daud, juga kembalinya kerajaan Nabi Sulaiman pada hari Asyura dan kiamat kelak akan terjadi pada hari Asyura. Maka pada hari itu ( 10 Muharram) Nabi Adam dan Nabi Nuh a.s berpuasa Karena bersyukur kepada Allah bahwasannya taubat beliau diterima oleh Allah setelah beratus-ratus tahun lamanya memohon ampunan atas dosa-dosanya.
  •         Pada 10 Muharram, adalah bersandarnya perahu Nabi Nuh a.s karena banjir yang melanda seluruh alam karena mengingkari Allah dan juga Nabi Nuh.
  •         Pada tanggal ini Nabi Yunus keluar dari perut ikan Paus setelah tinggal di dalamnya selama 40 hari 40 malam.
  •         Nabi Ibrahim dilahirkan pada tanggal 10 Muharram dan dan juga hari diangkatnya beliau menjadi Khalilullah (kekasih Allah) serta juga hari dimana Nabi Ibrahim diselamatkan Allah dari kejahatan api yang semuanya ini adalah perintah Raja Namrud.

Dengan ulasan  Keutamaan bulan Muharram  Dalam agama Islam DIatas bisa mendorong kita untuk meningkatkan lagi iman dan takwa kita kepada allah Subhanahu wata’ala  terutama di Bulan Muharram.

Leave a Comment